Wednesday, May 20, 2015

HAHAHHAHAHAHAHAHAH why do i keep repeating this shit?



I should sleep and stop spamming my blog lolz.


gd nite~ ^^

Thursday, January 1, 2015

Happy New Year 2015!

I remember, after celebrating NYE last year you send me a NYE greeting. You asked me what is my resolution in 2014. You asked me how about have a boyfriend in that year, and i answered noprob if there is a boy who want to be my boyfriend lol. We send text each other til you falling asleep. 
That was amazing, after that we keep in touch to send text each other. Until finally you are invited to meet me, hmm.. I can say that our first date hihi right? I was so nervous that day hahaha...



But, 

We are just stories now, so here's mine to tell.

I will keep you and our memories in my deeply heart. 




And now no longer NYE greeting from you. 
Welcome 2015, Im ready for you!

Sunday, December 21, 2014

Part of My Life.

Seorang teman bertanya: "jika kamu diberi satu kesempatan untuk bertemu dengannya, apa yang ingin kamu lakukan? Hanya sekedar mendengar jawaban dari semua pertanyaanmu atau ingin memperbaiki hubungan dengannya?"

Dengan bodohnya aku tak bisa menjawab pertanyaan itu. Aku tak tahu apa yang akan aku lakukan. Menangis mungkin itu yang bisa ku lakukan.

Aku tak ingin terlalu banyak berharap, aku tahu semakin aku berharap semakin terluka nantinya. Karena sejujurnya aku pun masih bingung dengan perasaanku sendiri. Bingung apa yang harus aku lakukan. 

Aku masih terlalu sering merindukan sosoknya. Aku masih terlalu sering memikirkannya. Aku masih terlalu sering peduli terhadapnya. Tapi aku juga tak habis pikir dengan apa yang dia lakukan, aku benci itu.

Jika memang pada akhirnya aku akan ikhlas melepasnya, bisakah aku tetap berteman dengannya? Bisakah aku tetap menyimpan semua kenangan itu? 
Aku tak ingin menghapusnya dari hidupku, menghapus kenangan bersamanya dari benakku. Karena dia telah menjadi dan akan selalu menjadi bagian dari cerita hidupku.




Aku,
Sedang di ombang ambing oleh pikiranku sendiri.

Monday, December 1, 2014

Aku terlalu sibuk menyalahkan dirimu sampai lupa akan kesalahanku sendiri. Marahlah kamu semarah-marahnya padaku, setelah itu kembali lagi padaku.





Sincerely,


Aku yang merindukanmu dengan segala tanda tanya dibenakku.

Thursday, November 13, 2014

Sahabat dan Cinta.

Jika hanya ada dua pilihan dalam hidupmu, apa yang akan kamu pilih? 
Sahabat atau cintamu?

Berada diposisi yang semua orang tak pernah inginkan. Posisi dimana aku didesak untuk memilih apa yang tidak akan pernah bisa untuk dipilih.
Kamu hadir diantara aku dan sahabatku. Kamu hadir di waktu yang tepat. Namun kehadiranmu tak tepat untukku; saat itu. Ku bohongi diriku untuk tidak membuka diri, ku bohongi perasaan nyamanku, ku bohongi hatiku untuk tidak menerima kehadiranmu. Aku jaga perasaan sahabatku, namun lupa untuk menjaga perasaanku sendiri.
Lelah, lelah sekali rasanya saat itu. Ingin lupakan saja semua. Ingin abaikan saja semua. 
Sampai akhirnya tiba di titik lelah membohongi diriku. Ku coba membuka diri, ku coba menerimamu, ku abaikan perasaan sahabatku, ku abaikan semua. 



Sayang kamu tidak bisa menghargai semua yang aku lakukan. Kamu abaikan semua jerih payahku melawan pembrontakkan dalam diriku sendiri. Kamu kacaukan semua. Kamu kacaukan aku, persahabatanku, dan kita.